Kehamilan menyebabkan perubahan struktur otak Ibu

Ketika seorang wanita mengalami kehamilan, terjadi perubahan drastis baik secara fisik maupun psikologis. Perubahan tersebut berupa peningkatan volume darah, tingkat absorpsi nutrien, dan level hormon yang dapat mempengaruhi sifat psikologis. Selain perubahan fisik dan psikologis, apa yang terjadi dengan struktur otak ibu ketika mengandung? Penelitian sebelumnya terhadap hewan menunjukkan bahwa proses reproduksi menyebabkan terjadinya perubahan pada sel-sel neuron (saraf) seperti perubahan regional pada bentuk sel-sel dendrit, perkembangan sel, dan ekspresi gen [1]. Perubahan ini memiliki efek jangka panjang terhadap struktur otak dan perilaku hewan tersebut.

Bagaimana efek kehamilan terhadap struktur otak manusia? Pertanyaan ini coba dijawab oleh para peneliti dari Spanyol dan Belanda. Hasil penelitian mereka dipublikasikan di jurnal Nature Neuroscience pada November tahun ini [2]. Apa yang mereka lakukan adalah memindai otak 25 orang ibu yang baru pertama kali hamil sebelum dan setelah kehamilan menggunakan alat pencitraan resonansi magnetic (Magnetic Resonance Imaging, MRI). Sebagai kontrol, pemindaian juga dilakukan terhadap 20 orang wanita yang belum pernah hamil sama sekali. MRI adalah sebuah metoda untuk memindai/melihat organ atau jaringan dalam tubuh menggunakan medan magnet dan gelombang radio.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kehamilan menyebabkan terjadinya pengurangan volume korteks otak besar (grey matter) pada bagian yang berperan dalam kognisi sosial (proses pengolahan informasi untuk memahami lingkungan sosial dan perilaku sosial). Dan menariknya, bagian otak dengan pengurangan volume grey matter bertumpang tindih dengan bagian yang berkaitan dengan “theory of mind network“ [3], bagian otak yang berhubungan dengan kemampuan bersimpati/berempati.

Hasil penelitian ini cukup konsisten sehingga pengurangan volume otak ini dapat digunakan untuk memprediksi dengan akurat apakah seorang wanita sedang hamil atau tidak. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa perubahan volume grey matter tersebut berkorelasi dengan peningkatan ikatan ibu dan bayi serta ketiadaan perasaan benci ibu terhadap bayinya. Pengurangan volume gray matter ini terjadi sampai 2 tahun pasca melahirkan dan tidak ada penurunan atau kenaikan lagi setelah itu.

Penelitian ini juga dilakukan terhadap 19 orang ayah yang baru pertama kali punya anak dan 17 orang laki-laki yang belum pernah punya anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perubahan volume gray matter pada otak ayah tersebut dibandingkan dengan pada laki-laki kontrol. Ini menunjukkan bahwa pengurangan volume gray matter hanya terjadi pada ibu hamil saja dan berkaitan dengan proses-proses biologis selama kehamilan seperti fluktuasi kadar hormon.

Bagaimana dengan kemampuan kognitif (kecerdasan) ibu? Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa kehamilan menyebabkan ibu kehilangan daya ingat atau mudah lupa [4]. Tapi, pada penelitian ini disimpulkan bahwa tes kognitif pada wanita sebelum dan setelah masa kehamilan tidak menunjukkan adanya perubahan kecerdasan secara signifikan. Penelitian ini lebih menunjukkan bahwa perubahan struktur otak pada masa kehamilan dalam rangka mempersiapkan seorang ibu untuk peduli dan merawat bayinya dengan baik.

 

Referensi:

[1]
K. M. Hillerer, V. R. Jacobs, T. Fischer, and L. Aigner, “The Maternal Brain: An Organ with Peripartal Plasticity,” Neural Plasticity, vol. 2014. Hindawi Publishing Corporation, pp. 1–20, 2014. [Source]
[2]
E. Hoekzema et al., “Pregnancy leads to long-lasting changes in human brain structure,” Nature Neuroscience. Springer Nature, 19-Dec-2016. [Source]
[3]
M. Schurz, J. Radua, M. Aichhorn, F. Richlan, and J. Perner, “Fractionating theory of mind: A meta-analysis of functional brain imaging studies,” Neuroscience & Biobehavioral Reviews, vol. 42. Elsevier BV, pp. 9–34, May-2014. [Source]
[4]
P. G. Rendell and J. D. Henry, “Prospective-memory functioning is affected during pregnancy and postpartum,” Journal of Clinical and Experimental Neuropsychology, vol. 30, no. 8. Informa UK Limited, pp. 913–919, 31-Oct-2008. [Source]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X